Mengenal Ciri-ciri Fabel

Apa kabar adik- adik? Baik yaaa ... Apakah hari ini kalian mencari informasi ciri-ciri fabel? Jika iya, maka, pas banget ini. Tolongtangtugas kali ini akan membahas hal itu. Yuk, simak dibawah ini penjelasannya.

Apa itu fabel ?

Fabel adalah cerita pendek yang bercerita tentang hewan. Fabel sendiri merupakan bagain dari cerita fiksi atau cerita buatan (tidak nyata) yang dibuat seorang pengarang. Cerita dalam fabel biasanya berisi tokoh-tokoh berbagai jenis hewan. Mulai dari kancil, kucing, kelinci, singa dan lain sebagainya.

fabel dan contoh fabel
tolongtangtugas.web.id

Tahukan kamu ciri-ciri fabel ?. Saya belum tahu kak ciri-ciri fabel. Gimana sih ciri-ciri fabel itu? tolong dijawab ya kak!

Jangan khawatir, pasti dijawab kok. Kalau kalian belum mengenal ciri-ciri fabel, kakak tolongtangtugas, hari ini akan mengenalkan ciri-ciri fabel pada kalian.

Ciri-ciri fabel:

Ada 4 ciri-ciri fabel yang perlu kalian ketahui. Apa saja ciri-ciri fabel itu. Berikut jawabannya:
  1. Menggunakan hewan sebagai tokoh cerita
  2. Tokoh hewan dalam fabel mempunyai karekter dan sifat yang sama dengan manusia
  3. Mempunyai alur cerita
  4. Mempunyai pesan kebaikan yang terkandung dalam ceritanya


Naah, itulah keempat ciri-ciri fabel yang kita harus ketahui. Namun rasanya belum lengkap ya, kalau tidak mengulas tentang fabel ini sampai tuntas.

Makanya, setelah kenal dengan ciri-ciri fabel diastas. Kita harus kenali juga struktur teks cerita fabel. Kenapa struktur cerita fabel ini perlu kita kenali pula? apa pentingnya? jelas penting yaaa ... Agar saat kalian membuat cerita fabel nanti, kalian bisa membuatnya dengan baik.

Struktur teks cerita fabel sendiri memiliki arti suatu rangkaian cerita yang menyusun cerita fabel. Apa saja struktur teks cerita fabel? Berikut jawabannya:

Struktur teks cerita fabel:

  1. Orientasi: Orientasi adalah struktur cerita fabel yang terdapat pada bagian awal cerita. Dalam struktur ini biasanya mengandung latar tempat, perkenganalan tokoh dan waktu
  2. Komplikasi: Komplikasi ialah struktur cerita fabel yang mengandung klimaks atau puncak dari masalah yang dialami oleh tokoh cerita
  3. Resolusi: Resolusi adalah adalah struktur cerita fabel yang berisi cara memecahkan masalah yang dialami oleh tokoh cerita, dan 
  4. Koda: Koda adalah struktur cerita fabel yang terdapat dibagian akhir cerita, yang mengandung amanat ataupun pesan dalam cerita.


Ternyata struktur teks fabel itu ada empat. Ada orientasi, komplikasi, resolusi dan yang terakhir ada koda. Ke empat hal ini saling mendukung dalam menyusunan sebuah cerita fabel. Maknya, kakak tadi bilang penting untuk dikenali agar cerita fabel yang kalian buat nanti hasilnya bagus dan terstruktur.

Hemmmm... Bagaimana adik-adik. Sudah paham kaaan. Kakak tolongtangtugas, diatas sudah menjelaskan tentang fabel, ciri-ciri fabel dan struktur teks fabel. Terakhir agar lebih mantap, mari kita belajar membuat cerita fabel bersama kakak tolongtangtugas. Kita buat bersama yaaa ...

Contoh Fabel: Kucing yang Baik Hati


Orientasi
Zaman dahulu kala. Hiduplah seekor kucing yang suka menolong. Ia sangat bahagia, karena bisa menolong binatang lainnya. Seringkali ia jalan-jalan di taman dalam hutan sembari menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.

Komplikasi
Suatu hari, ia di ejek binatang lain yang tidak suka pada sang kucing. Kucing yang baik hati itu memang memiliki sedikit kekurangan pada fisiknya. Kakinya pincang sebelah. Singa yang terkenal sebagai raja hutan, sangat membencinya. Singa selalu mengejek sang kucing tiap kali ia bermain ke taman tempat berkumpulnya para binatang.

“Hei, kucing pincang. Mau apa kemari? Kamu ini tidak pantas main disini. Disini tempat binatang normal, hahahah." Sang singa mengolok-olok sang kucing dan menertwainya.

Kucing yang baik hati itu membalas ucapan singa dengan lembut, "Aku ingin main disini bersama binatang yang lain. Maukah kamu menemaniku?"

Sang singa memang selalu membanggakan dirinya.  Ia tidak mau menemani sang kucing bermain. Singa malah asyik dengan sendirinya tidak menghiraukan ajakan kucing yang baik itu. Ia merasa dirinya tidak selevel jika bermain dengan kucing cacat. Namun begitu, sang kucing tidak mengambil hati omongan singa yang menyakitkan itu.

Suatu ketika sang singa terjebak runtuhan kayu dihutan. Singa tidak bisa berbuat apa-apa. Ia tidak bisa memindahkan runtuhan kayu yang menimpanya.

Singa berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan. “ Tolong, bantu aku! Tubuhku tidak bisa bergerak, tolong..., tolong....!

Teriakan sang singa tidak ada yang mendengar. Singapun mulai putus asa dengan keadaannya. Tak lama kemudian, sang kucing yang lewat tak juah dari tempat singa yang tertimpa kayu. Dari kejauhan ia melihat runtuhan kayu. Ia menghampirinya dan mendapati singa dalam keadaan lemah.

Sang kucing menyapa singa tersebut, "Singa, ada apa denganmu? kenapa tubuhmu tertipa runtuhan kayu ini?". "Tolong aku kucing, tubuhku tertimpa kayu yang runtuh, aku tidak bisa menggerakkan tubuhku!", jawab singa.

Resolusi
Beruntunglah saat itu ada kucing yang baik melintas. Kemudian, sang kucing memanggil teman-temannya, termasuk gajah, untuk ikut membantu singa yang membutuhkan pertolongan.

“Dorong, dorong", teriak kucing dan teman-temannya. Mereka berusaha memindahkan kayu yang menimpa singa. Tak lama kemudian, kayu itupun bisa dipindahkan. Sang singa akhirnya bisa lepas dan selamat.

Terbebas dari runtuhan kayu itu. Kemudian, sang singa berterima kasih kepada kucing yang telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji sang kucing sebagai binatang yang baik dan penolong. Mendengar pujian itu, kucing berkata kepada singa.

“Aku bukanlah apa-apa. Berterima kasihlah pada teman-temanku. Karena Gajah dan yang lain juga ikut membantumu,” kata si kucing. Saat itulah singa sadar. Ternyata, kucing yang dulu ia ejek, tidak selevel dengannya, sudah menyelamatkan nyawanya.

Koda
Akhirnya, sang singa berjanji kepada sang kucing bahwa dia akan mengenang budi baiknya. Mereka akhirnya berteman baik.

-------

Baik sekali yaa budi si kucing diatas, adik-adik. Bagaimana menurut kalian? .. 

Kalau kakak tolongtangtugas bertanya, "Apakah pesan cerita fabel diatas?". Apa kira-kira jawabannya. Benar sekali, pesan ceritanya adalah agar kita tidak melupakan budi baik orang lain pada kita. Karena manusia yang baik adalah dia yang pandai membalas budi. Ingat yaa.!

Demikianlah adik-adik pembahasan mengenai fabel. Gimana, mudah kan?

Semoga ulasan fabel diatas bermanfaat buat adik-adik yang membancanya. Agar kalian memiliki pemahaman yang baik, seperti yang kakak harapkan. Ulasan fabel ini kakak rangkum dari berbagai sumber. Seperti buku Bupena dan 1 - 2 artikel lainnya.  Semoga bermanfaat dan cepat dipahami.

Jika ada yang mau ditanyakan, silahkan komen dibawah.

Sampai jumpa pada ulasan tolongtangtugas selanjutnya yaaa....

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Komentar untuk "Mengenal Ciri-ciri Fabel"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel